BANYUWANGI (29/5/2026)– Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif PCNU Banyuwangi menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan berkualitas, unggul, dan mendunia melalui Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026 yang digelar di Aula MAN 2 Banyuwangi. Kegiatan tersebut menjadi momentum strategis untuk menyinkronkan seluruh program kerja organisasi sekaligus memperkuat arah kebijakan pengembangan pendidikan di bawah naungan LP Ma’arif NU Banyuwangi.
Raker yang diikuti seluruh unsur pengurus LP Ma’arif PCNU Banyuwangi, mulai dari ketua, wakil ketua, sekretaris hingga para koordinator bidang, menghasilkan sejumlah keputusan penting. Salah satu agenda strategis yang menjadi fokus pembahasan adalah penguatan GASNU (Gerakan Ayo Sekolah Madrasah NU) 2026, sebuah gerakan kolektif yang bertujuan membangun kesadaran bersama dalam mendukung dan menguatkan seluruh lembaga pendidikan di bawah naungan LP Ma’arif NU.
Kegiatan yang diselenggarakan LP Ma’arif PCNU Banyuwangi tersebut menghadirkan Ketua Rois Syuriah PCNU Banyuwangi, KH. Fachrudin Mannan, Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi, H. Ahmad Turmudzi, serta Ketua LP Ma’arif PCNU Banyuwangi, Drs. Saeroji, M.Pd.I., M.Ag., sebagai narasumber dan pemberi arahan utama. Kehadiran para pimpinan organisasi ini menjadi penegasan bahwa penguatan pendidikan merupakan agenda strategis yang memerlukan dukungan dan keterlibatan seluruh elemen Nahdlatul Ulama.
Baca Juga : MWC NU Tegaldlimo Jadi Pelopor PD PKP dan Penguatan Kompetensi Guru Maarif di Banyuwangi
Dalam forum tersebut, para pengurus melakukan penyelarasan visi, program, dan langkah kerja agar seluruh organ organisasi bergerak dalam satu arah untuk menjawab kebutuhan masyarakat pendidikan. Sinkronisasi program dipandang penting agar seluruh kebijakan dan kegiatan yang dijalankan memiliki dampak yang terukur serta saling mendukung dalam mencapai tujuan besar organisasi.
Ketua LP Ma’arif PCNU Banyuwangi, Drs. Saeroji, M.Pd.I., M.Ag., menegaskan bahwa seluruh bidang di lingkungan LP Ma’arif harus mampu menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pendidikan. Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari banyaknya program yang dijalankan, tetapi juga dari sejauh mana program tersebut mampu menjawab kebutuhan lembaga pendidikan dan masyarakat.
“Rapat kerja ini menjadi momentum untuk menyatukan langkah seluruh pengurus agar setiap bidang bergerak secara terarah, saling menguatkan, dan menghadirkan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh lembaga pendidikan di bawah naungan LP Ma’arif NU,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Rois Syuriah PCNU Banyuwangi, KH. Fachrudin Mannan, menekankan pentingnya menjaga spirit perjuangan pendidikan Nahdlatul Ulama melalui kerja kolektif yang terorganisasi. Menurutnya, pendidikan merupakan salah satu instrumen utama dalam menjaga nilai-nilai keislaman Ahlussunnah wal Jamaah sekaligus menyiapkan generasi yang mampu menghadapi tantangan zaman.
“Sekolah dan madrasah NU harus terus diperkuat karena di dalamnya terdapat ikhtiar menjaga akidah, membangun ilmu pengetahuan, dan menanamkan nilai-nilai keagamaan yang menjadi fondasi kehidupan masyarakat,” tuturnya.
Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi, H. Ahmad Turmudzi, dalam arahannya juga menegaskan bahwa penguatan lembaga pendidikan NU tidak dapat dilakukan secara parsial. Dibutuhkan gerakan bersama yang melibatkan seluruh unsur organisasi, tenaga pendidik, orang tua, alumni, dan masyarakat luas.
“Ketika seluruh elemen bergerak dalam satu semangat yang sama, maka pendidikan NU akan semakin kuat dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi kemajuan masyarakat. Karena itu, GASNU harus menjadi gerakan bersama yang tidak berhenti pada slogan, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata,” tegasnya.
Salah satu hasil penting dari rapat kerja tersebut adalah penguatan implementasi GASNU sebagai gerakan bersama seluruh elemen pendidikan Ma’arif. Program ini dibangun berdasarkan tiga landasan utama, yaitu ‘Jelas Aqidahe, Jelas Manfa’ate, dan Jelas Barokahe.’ Ketiga prinsip tersebut menjadi pesan utama dalam mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan terhadap sekolah dan madrasah NU sebagai bagian dari ikhtiar membangun pendidikan yang berkarakter dan berkelanjutan.
Dalam pembahasan raker, GASNU dinilai telah menunjukkan dampak positif terhadap perkembangan lembaga pendidikan di bawah naungan LP Ma’arif. Program tersebut tercatat berhasil mendorong peningkatan jumlah peserta didik baru hingga lebih dari delapan persen dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian tersebut menjadi indikator bahwa gerakan kolektif yang melibatkan seluruh unsur pendidikan dan masyarakat mampu memberikan pengaruh signifikan terhadap meningkatnya kepercayaan publik terhadap sekolah dan madrasah NU.
Sebagai tindak lanjut, LP Ma’arif PCNU Banyuwangi akan menggelar Deklarasi GASNU pada Ahad, 31 Mei 2026, di Lapangan Suropati Muncar. Kegiatan tersebut direncanakan menghadirkan sekitar 3.000 guru se-Banyuwangi yang akan bersama-sama mendeklarasikan GASNU sebagai gerakan kolektif untuk memperkuat dukungan terhadap pendidikan NU.
Deklarasi tersebut tidak hanya menjadi simbol komitmen bersama, tetapi juga diharapkan mampu memperluas partisipasi masyarakat dalam mendukung keberlangsungan dan kemajuan lembaga pendidikan di bawah LP Ma’arif NU. Dengan melibatkan ribuan guru, gerakan ini diharapkan menjadi energi baru dalam membangun kesadaran kolektif bahwa sekolah dan madrasah NU merupakan bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.
Melalui rapat kerja ini, LP Ma’arif PCNU Banyuwangi menegaskan arah geraknya pada penguatan layanan pendidikan yang bermutu dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Seluruh bidang dalam struktur organisasi didorong untuk menjalankan program-program yang langsung menyentuh kebutuhan satuan pendidikan, tenaga pendidik, peserta didik, serta masyarakat yang menjadi bagian dari ekosistem pendidikan Ma’arif.
Rapat kerja tahun 2026 tersebut sekaligus menjadi penegasan komitmen LP Ma’arif PCNU Banyuwangi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan Nahdlatul Ulama. Dengan kolaborasi seluruh pengurus, dukungan masyarakat, serta penguatan gerakan GASNU, LP Ma’arif PCNU Banyuwangi optimistis mampu mewujudkan pendidikan yang berkualitas, bermutu unggul, dan berdaya saing hingga tingkat nasional maupun global.
BERITA TERKAIT
