Banyuwangi, Jumat, 3 Juli 2026 — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Banyuwangi menyelenggarakan kegiatan TURBA PCNU Banyuwangi "Ngerandu NU" di Yayasan Syamsul Huda, MWC NU Kecamatan Kalipuro, Jumat (3/7/2026). Kegiatan yang diikuti sekitar 300 peserta ini menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antarelemen Nahdlatul Ulama sekaligus melaksanakan verifikasi faktual dan administrasi terhadap MWC NU, ranting NU, lembaga, serta badan otonom (Banom) NU di wilayah Kecamatan Kalipuro.
Kegiatan diawali dengan pemaparan program kerja Pengurus Cabang, lembaga, dan Banom NU Kabupaten Banyuwangi. Selanjutnya, peserta mengikuti rangkaian verifikasi faktual dan administrasi sebagai bagian dari upaya memastikan struktur organisasi berjalan sesuai fungsi dan memiliki tata kelola yang baik hingga tingkat kecamatan dan ranting.
TURBA "Ngerandu NU" diselenggarakan oleh PCNU Kabupaten Banyuwangi sebagai langkah memperkuat koordinasi organisasi sekaligus membangun kesamaan arah gerak seluruh elemen NU. Selain menjadi ruang evaluasi kelembagaan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat komunikasi antara pengurus cabang dengan jajaran MWC NU, ranting, lembaga, dan Banom.
Baca Juga : SMK Raih Peringkat Tiga Tapal Kuda pada Inkubasi dan Kurasi Modest Fashion dan Wastra Nusantara 2026
Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Rois Syuriyah PCNU Banyuwangi KH. Fachrudin Manan, Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi H. Ahmad Turmudzi, Ketua LP Ma'arif PCNU Banyuwangi yang diwakili Ketua MWC Ma'arif Giri, serta jajaran pengurus cabang lembaga dan Banom NU Kabupaten Banyuwangi.
Dalam agenda utama, peserta memperoleh sosialisasi mengenai penguatan ranting berbasis desa dan kelurahan, revitalisasi Lazisnu, tata kelola Masjid NU, serta pentingnya membangun sinergi antarlembaga dan Banom NU. Seluruh materi tersebut diarahkan untuk memperkuat efektivitas organisasi sekaligus meningkatkan koordinasi dalam menjalankan program-program keumatan.
Ketua PCNU Banyuwangi menegaskan bahwa keberhasilan organisasi sangat ditentukan oleh keberadaan struktur yang lengkap, aktif, dan mampu bekerja secara terpadu. Menurutnya, seluruh unsur organisasi harus berada dalam satu garis koordinasi agar program dapat berjalan secara efektif.
"Struktur MWC NU, lembaga dan Banom NU harus ada, lengkap dan aktif. Jika sudah tidak aktif atau tidak ada, harus segera diganti. Seluruh unsur organisasi harus berada dalam satu komando Ketua MWC NU. Tidak boleh berjalan sendiri-sendiri, tetapi harus kompak agar seluruh program organisasi dapat dilaksanakan secara optimal," tegas Ketua PCNU Banyuwangi.
Pesan tersebut menjadi penekanan penting dalam kegiatan TURBA "Ngerandu NU", mengingat kekuatan organisasi tidak hanya bergantung pada keberadaan struktur, tetapi juga pada kemampuan seluruh unsur untuk bergerak secara bersama dalam mencapai tujuan yang sama. Sinergi antarlembaga dan Banom dinilai menjadi fondasi utama dalam memperkuat pelayanan organisasi kepada warga Nahdlatul Ulama.
Selain penyampaian program dan penguatan kelembagaan, kegiatan ini juga menghasilkan sejumlah capaian penting. Di antaranya terlaksananya verifikasi faktual dan administrasi terhadap MWC NU, ranting NU, lembaga, dan Banom di Kecamatan Kalipuro. Proses tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan kelengkapan administrasi sekaligus kesiapan organisasi dalam menjalankan berbagai program ke depan.
Kegiatan juga menghasilkan langkah strategis berupa pembentukan Pengurus Anak Ranting NU sebagai bagian dari penguatan struktur organisasi hingga tingkat paling bawah. Langkah tersebut diharapkan semakin memperluas jangkauan pelayanan organisasi sekaligus memperkuat koordinasi antara pengurus cabang, MWC, ranting, dan anak ranting.
Melalui penyelenggaraan TURBA "Ngerandu NU", PCNU Kabupaten Banyuwangi menegaskan komitmennya untuk terus membangun organisasi yang solid melalui penguatan tata kelola, pembinaan kelembagaan, dan sinergi seluruh elemen Nahdlatul Ulama. Penguatan struktur organisasi, revitalisasi program, serta koordinasi yang semakin erat diharapkan menjadi modal penting dalam mendukung pelaksanaan program-program organisasi secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
