MOJOKERTO – Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Daerah (Kapusdiklatda) Argasonya Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur, Dr. H. Jainudin, M.Si., menghadiri Kemah Lintas Generasi yang diselenggarakan oleh Gugus Depan Surabaya 31.057–31.058 Pangkalan UIN Sunan Ampel Surabaya di Alas Venus, Trawas, Mojokerto, pada Sabtu, 4 Juli 2026. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 100 alumni dari berbagai angkatan, mulai tahun 1995 hingga 2025, sebagai ajang mempererat persaudaraan, memperkokoh silaturahmi, serta mempertemukan kembali lintas generasi dalam satu ruang kebersamaan.
Baca Juga : PCNU Banyuwangi Perkuat Sinergi Organisasi melalui TURBA "Ngerandu NU"
Kehadiran alumni dari rentang tiga dekade menjadi gambaran kuatnya ikatan emosional yang telah terbangun di lingkungan Gugus Depan UIN Sunan Ampel Surabaya. Momentum ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen antargenerasi, tetapi juga menjadi ruang untuk menjaga kesinambungan hubungan antarsesama alumni yang selama ini telah tumbuh melalui pengalaman bersama dalam pendidikan dan aktivitas kepramukaan.
Kapusdiklatda Argasonya Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur, Dr. H. Jainudin, M.Si., hadir secara langsung mengikuti rangkaian kegiatan dan memberikan pesan mengenai pentingnya menjaga hubungan antarsesama alumni. Menurutnya, kekuatan terbesar yang dimiliki sebuah komunitas alumni terletak pada kemampuan anggotanya dalam mempertahankan rasa persaudaraan yang telah dibangun sejak masa pendidikan.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa persaudaraan antarsesama alumni merupakan modal sosial yang sangat berharga untuk terus dirawat. Hubungan yang terjalin dengan baik akan membuka berbagai peluang kolaborasi serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi setiap individu maupun komunitas.
"Persaudaraan atau brotherhood antar alumni adalah kunci untuk menjaga silaturahmi, dan dari sini bisa tersambung banyak hal, baik rezeki maupun semua kolaborasi yang terbaik lainnya yang bisa menambah kebaikan hidup," ujar Dr. H. Jainudin.
Pesan tersebut menegaskan bahwa hubungan alumni tidak berhenti pada nostalgia masa lalu, melainkan dapat berkembang menjadi jejaring yang produktif apabila terus dipelihara melalui komunikasi dan kebersamaan yang berkelanjutan. Dengan tetap menjaga ikatan persaudaraan, alumni memiliki ruang untuk saling mendukung, berbagi pengalaman, dan membangun kolaborasi yang membawa manfaat bersama.
Selain menekankan pentingnya menjaga silaturahmi, Dr. H. Jainudin juga mengajak seluruh alumni untuk terus memberikan perhatian dan kepedulian terhadap almamater yang telah menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter mereka. Menurutnya, institusi pendidikan memiliki peran besar dalam membentuk pribadi yang tangguh sehingga hubungan baik dengan almamater perlu terus dipelihara oleh setiap alumninya.
"UIN Sunan Ampel Surabaya adalah kawah candradimuka, tempat bertumbuh menjadi pribadi yang lebih tangguh, maka atensi baik untuk institusi ini harus tetap dikuatkan, karena akan memberi dampak baik untuk semua yang terlibat," ungkapnya.
Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa ikatan alumni dengan institusi tidak berhenti setelah menyelesaikan masa pendidikan. Sebaliknya, hubungan tersebut perlu terus diperkuat sebagai bentuk penghargaan terhadap proses yang telah membentuk karakter, pengalaman, dan nilai-nilai kehidupan yang dimiliki para alumni hingga saat ini.
Kemah Lintas Generasi yang diselenggarakan oleh Gugus Depan Surabaya 31.057–31.058 Pangkalan UIN Sunan Ampel Surabaya menghadirkan alumni dari berbagai angkatan dalam satu kegiatan bersama. Kehadiran peserta dari angkatan 1995 hingga 2025 menunjukkan adanya kesinambungan hubungan antargenerasi yang tetap terpelihara meskipun berasal dari masa keanggotaan yang berbeda-beda.
Melalui kegiatan ini, para alumni memperoleh ruang untuk mempererat kembali hubungan yang telah terjalin, memperluas jaringan lintas angkatan, serta memperkuat rasa memiliki terhadap Gugus Depan dan UIN Sunan Ampel Surabaya sebagai tempat mereka pernah bertumbuh. Pertemuan lintas generasi tersebut sekaligus menjadi simbol bahwa nilai-nilai persaudaraan yang dibangun dalam kepramukaan tetap hidup dan mampu menyatukan berbagai generasi dalam semangat kebersamaan.
Dengan terselenggaranya Kemah Lintas Generasi ini, semangat menjaga persaudaraan, memperkuat silaturahmi, dan memberikan perhatian terhadap almamater kembali ditegaskan sebagai nilai penting yang terus diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Melalui kebersamaan tersebut, para alumni diharapkan tetap menjaga hubungan baik, memperkuat kolaborasi, serta terus menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi sesama alumni maupun bagi institusi yang telah menjadi bagian dari perjalanan hidup mereka.
