BANYUWANGI – Semangat menguatkan pendidikan berbasis nilai-nilai keislaman Ahlussunnah wal Jamaah An Nahdliyah menggema dalam kegiatan Launching Gerakan Ayo Sekolah Madrasah NU (GASNU) yang dihadiri sekitar 500 guru dari lembaga pendidikan di bawah naungan LP Ma’arif PCNU Banyuwangi, Sabtu (31/5/2026).
Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi H. Ahmad Turmudzi, Ketua LP Ma’arif PCNU Banyuwangi Drs. H. Saeroji, M.Pd.I., M.Ag., para Ketua MWC Ma’arif se-Banyuwangi, serta kepala sekolah dan madrasah yang berada di bawah naungan LP Ma’arif PCNU Banyuwangi.
Melalui momentum tersebut, LP Ma’arif NU Banyuwangi menegaskan komitmennya untuk memperkuat eksistensi lembaga pendidikan NU sekaligus mengajak masyarakat kembali mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada sekolah dan madrasah yang bernaung di bawah organisasi Nahdlatul Ulama.
Ketua LP Ma’arif PCNU Banyuwangi, Drs. H. Saeroji, M.Pd.I., M.Ag., menyampaikan seruan terbuka kepada seluruh warga Nahdliyin agar menjadikan lembaga pendidikan Ma’arif sebagai pilihan utama dalam mendidik generasi penerus.
“Call to Action, mari kembali ke rumah besar Pendidikan NU. Yang sudah mendaftar di lembaga lain, pendidikan yang dikelola oleh penyelenggara di luar NU, kami serukan untuk kembali,” tegasnya di hadapan ratusan peserta yang hadir.
Menurutnya, pendidikan yang diselenggarakan oleh seluruh lembaga di bawah LP Ma’arif PCNU Banyuwangi memiliki fondasi nilai yang kuat dan telah teruji dalam membentuk karakter generasi bangsa.
Lembaga pendidikan Ma’arif tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga menanamkan nilai kebermanfaatan, akhlak, serta spiritualitas yang menjadi bekal kehidupan peserta didik.
Ia menjelaskan bahwa sekolah dan madrasah Ma’arif memiliki kejelasan arah pendidikan yang berfokus pada pembentukan anak-anak yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi pribadi yang shalih dan shalihah.
“Anak-anak yang dididik di lingkungan pendidikan NU tidak hanya dipersiapkan untuk sukses dalam kehidupan dunia, tetapi juga menjadi anak yang shalih dan shalihah yang dapat menjadi jalan masuk surga bagi kedua orang tuanya,” ujarnya.
Selain itu, LP Ma’arif menegaskan bahwa pendidikan NU memiliki kejelasan sanad keilmuan yang tersambung kepada para ulama pendiri Nahdlatul Ulama, termasuk Hadhratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari. Nilai tersebut menjadi salah satu pembeda utama yang terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda melalui proses pendidikan yang sistematis dan berkelanjutan.
Kejelasan sanad tersebut, lanjutnya, melahirkan keberkahan dalam proses pendidikan karena peserta didik tumbuh dalam lingkungan yang tidak hanya mengembangkan kemampuan intelektual, tetapi juga memperkuat nilai spiritual dan tradisi keilmuan yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.
Lebih jauh, LP Ma’arif juga menegaskan pentingnya menjaga kemurnian akidah peserta didik melalui pendidikan yang berpijak pada paham Ahlussunnah wal Jamaah An Nahdliyah. Dengan demikian, sekolah dan madrasah NU tidak hanya menjadi tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang pembentukan karakter dan penguatan identitas keagamaan yang moderat, toleran, serta berakar kuat pada tradisi keilmuan para ulama.
Dukungan terhadap gerakan tersebut juga datang dari jajaran kepemimpinan PCNU Banyuwangi. Ketua Rois Syuriah PCNU Banyuwangi menyerukan pentingnya kolaborasi seluruh elemen Nahdlatul Ulama dalam memperkuat pendidikan NU di Banyuwangi.
Seruan tersebut menekankan perlunya sinergi antara seluruh struktur organisasi NU, badan otonom (Banom), serta jejaring Nahdlatul Ulama mulai tingkat kabupaten, kecamatan, hingga ranting desa. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi faktor strategis dalam memperluas jangkauan layanan pendidikan NU sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan Ma’arif.
Keterlibatan para Ketua MWC Ma’arif se-Banyuwangi, kepala sekolah, madrasah, dan ratusan guru dalam kegiatan tersebut menunjukkan adanya komitmen kolektif untuk membangun ekosistem pendidikan NU yang semakin kuat dan berdaya saing.
Melalui Gerakan Ayo Sekolah Madrasah NU (GASNU), LP Ma’arif PCNU Banyuwangi berharap semakin banyak masyarakat yang memahami keunggulan pendidikan NU dan kembali menjadikan sekolah serta madrasah Ma’arif sebagai pilihan utama pendidikan putra-putri mereka.
Gerakan ini sekaligus menjadi ikhtiar bersama untuk memperkuat kualitas generasi masa depan yang unggul, berakhlak, memiliki sanad keilmuan yang jelas, serta tetap teguh dalam akidah Ahlussunnah wal Jamaah An Nahdliyah.
BERITA TERKAIT
