SRONO, Banyuwangi — MWC NU Srono bersama MWC Ma’arif NU Srono menggelar Kirab Muharram 1448 H sekaligus Launching Gerakan Ayo Sekolah Madrasah NU (GASNU) 2026, Sabtu (20/6/2026), dengan melibatkan 57 lembaga pendidikan, lebih dari 100 kendaraan, dan sekitar 500 peserta yang mengelilingi wilayah Kecamatan Srono untuk mengajak masyarakat semakin percaya dan menitipkan pendidikan putra-putrinya kepada lembaga di bawah naungan LP Ma’arif NU.
Kegiatan yang menjadi bagian dari gerakan penguatan pendidikan Nahdlatul Ulama tersebut berlangsung meriah dengan rute kirab yang membentang dari Desa Rejoagung di ujung timur Kecamatan Srono hingga wilayah Kepundungan di ujung barat. Sepanjang perjalanan, peserta menyapa masyarakat sekaligus menyosialisasikan pentingnya pendidikan yang berkualitas, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja).
Baca Juga : MI NU 2 Kradenan Raih Nilai Sempurna TKA Bahasa Indonesia, Bukti Mutu Pembelajaran Terus Menguat
Kirab Muharram dan Launching GASNU 2026 diselenggarakan oleh MWC NU Srono bersama MWC Ma’arif NU Srono sebagai upaya membangun kesadaran masyarakat pendidikan NU terhadap pentingnya memilih lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam pembinaan akidah dan karakter.
Hadir dalam kegiatan tersebut Koordinator Bidang MI-SD LP Ma’arif PCNU Banyuwangi Nuruddin, S.Pd., Ketua LP Ma’arif MWC NU Srono Asro’i, M.Pd., serta Ketua MWC NU Srono H. Syaifuddin. Kehadiran para tokoh tersebut menunjukkan dukungan terhadap gerakan bersama untuk memperkuat posisi pendidikan Ma’arif di tengah masyarakat.
Ketua LP Ma’arif MWC NU Srono bersama jajaran pengurus menegaskan bahwa GASNU hadir sebagai gerakan kolektif untuk membangun kesadaran warga NU agar semakin memahami pentingnya pendidikan yang selaras dengan nilai-nilai ke-NU-an. Melalui gerakan ini, masyarakat diharapkan semakin mengenal manfaat pendidikan yang mengintegrasikan kualitas akademik dengan pembentukan karakter dan penguatan akidah.
Agenda utama kegiatan difokuskan pada peningkatan kesadaran masyarakat terhadap keberadaan dan kualitas lembaga pendidikan Ma’arif yang selama ini menjadi bagian penting dari perjuangan NU dalam bidang pendidikan. Melalui pendekatan yang dekat dengan masyarakat, kirab diharapkan mampu memperluas jangkauan informasi sekaligus memperkuat kepercayaan publik.
Dalam kesempatan tersebut, narasumber menegaskan bahwa GASNU bukan sekadar program sosialisasi pendidikan, melainkan gerakan strategis yang menyangkut masa depan generasi Nahdliyin.
“GASNU menjadi fardu ain bagi seluruh warga NU, karena pendidikan berkualitas yang berbasis Aqidah Aswaja dan pendidikan penuh berkah ada di bawah lembaga pendidikan di bawah naungan LP Ma’arif PCNU Banyuwangi,” ungkap narasumber.
Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan pesan utama GASNU yang selama ini terus digaungkan, yakni “Jelas Aqidahe, Jelas Manfaate, dan Jelas Barokahe.” Melalui slogan tersebut, LP Ma’arif NU ingin menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, penguatan akidah, serta kebermanfaatan bagi kehidupan bermasyarakat.
Data kegiatan menunjukkan tingginya partisipasi lembaga pendidikan dalam mendukung gerakan tersebut. Sebanyak 57 lembaga pendidikan di bawah naungan LP Ma’arif NU Kecamatan Srono terlibat langsung dalam kirab. Mereka mengirimkan duta lembaga masing-masing melalui lebih dari 100 kendaraan yang bergerak bersama menyusuri wilayah Kecamatan Srono.
Partisipasi aktif tersebut menjadi bukti kuatnya semangat kebersamaan antar-lembaga pendidikan Ma’arif. Salah satu capaian penting dari kegiatan ini adalah tumbuhnya kekompakan dan sinergi yang semakin kuat di antara seluruh lembaga pendidikan di bawah naungan LP Ma’arif NU Srono.
Kebersamaan yang ditunjukkan selama pelaksanaan kirab menjadi modal sosial yang penting dalam mengembangkan pendidikan Ma’arif ke depan. Dengan semangat sengkuyung, rukun, dan kompak, lembaga-lembaga pendidikan Ma’arif di Kecamatan Srono menunjukkan komitmen untuk terus bergerak bersama meningkatkan mutu layanan pendidikan kepada masyarakat.
Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan memberikan dampak nyata berupa meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan yang berbasis nilai-nilai Aswaja. Melalui GASNU, warga NU didorong untuk semakin memahami manfaat pendidikan di bawah naungan LP Ma’arif NU sebagai ruang pembentukan generasi yang unggul, berakhlak, dan memiliki landasan keagamaan yang kuat.
Kirab Muharram 1448 H dan Launching GASNU Srono 2026 akhirnya tidak hanya menjadi ajang syiar pendidikan, tetapi juga menjadi simbol persatuan dan komitmen bersama seluruh keluarga besar pendidikan Ma’arif di Kecamatan Srono. Dengan dukungan puluhan lembaga pendidikan dan ratusan peserta, gerakan ini diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi perkembangan pendidikan Nahdlatul Ulama di Banyuwangi, khususnya di Kecamatan Srono.
