Banyuwangi – MI Nurul Ath-har Cluring menggelar Haflah Akhirussanah sekaligus prosesi Purna Wiyata bagi siswa kelas VI pada Rabu (17/6/2026) di halaman belakang madrasah. Kegiatan yang dihadiri sekitar 700 peserta tersebut menjadi momentum tasyakuran atas capaian pendidikan sekaligus mempererat hubungan antara keluarga besar madrasah, wali murid, dan masyarakat.
Acara yang diselenggarakan oleh keluarga besar MI Nurul Ath-har bersama paguyuban wali murid dan masyarakat ini menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan edukatif dan religius. Selain prosesi purna wiyata bagi 32 siswa kelas VI, peserta juga disuguhkan penampilan kelas tahfidz yang menampilkan pembacaan Yasin, tahlil, Surah An-Naba’, lalaran Ikhtishor Jurumiyah versi Jawa, serta ikhtibar Program Ihfadz Nahwu Dasar yang diikuti oleh 81 siswa dengan materi pembelajaran Kitab Jurumiyah.

Baca Juga : Dihadiri 500 Peserta, Launching GASNU Purwoharjo Jadi Momentum Konsolidasi Pendidikan NU
Haflah Akhirussanah tahun ini turut dihadiri Ketua LP Ma’arif PCNU Banyuwangi, Drs. Saeroji, M.Pd., M.Ag., Wakil Katib Syuriah MWC NU Bangorejo Gus Munib, serta sejumlah tokoh masyarakat, wali murid, dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Ketua LP Ma’arif PCNU Banyuwangi Drs. Saeroji, M.Pd., M.Ag. memberikan apresiasi terhadap perkembangan MI Nurul Ath-har yang dinilai berhasil membangun budaya prestasi dan pengembangan potensi peserta didik secara menyeluruh.
Menurutnya, MI Nurul Ath-har telah menunjukkan diri sebagai madrasah yang mampu mengembangkan berbagai bakat dan kemampuan peserta didik melalui program-program yang terencana dan terbranding dengan baik.
“MI Nurul Ath-har telah membuktikan bahwa madrasah mampu menjadi tempat lahirnya generasi multi talenta. Berbagai kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya menjadi program rutin, tetapi mampu membentuk karakter, kompetensi, dan kepercayaan diri peserta didik,” ujarnya.
Saeroji juga menyoroti kiprah para alumni madrasah yang telah berkontribusi di berbagai bidang kehidupan. Keberhasilan alumni tersebut menjadi indikator bahwa proses pendidikan yang dijalankan madrasah mampu menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing dan mampu berperan di tengah masyarakat.
“Alumni lembaga pendidikan Ma’arif telah membuktikan diri mampu meraih kesuksesan di berbagai bidang. Ini menunjukkan bahwa pendidikan yang dibangun tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan bekal kehidupan yang kuat,” katanya.
Lebih lanjut, ia menilai MI Nurul Ath-har layak menjadi salah satu rujukan atau role model madrasah unggulan karena memiliki keunggulan pada berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan.
Menurutnya, kualitas program pendidikan, penguatan keagamaan, keterlibatan masyarakat, serta berbagai inovasi yang dijalankan menjadi modal penting bagi madrasah untuk terus berkembang dan meningkatkan mutu layanan pendidikan.
“MI Nurul Ath-har layak menjadi role model madrasah unggulan. Banyak hal baik yang dapat menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lainnya, baik dari sisi program, pembinaan peserta didik, maupun sinergi yang dibangun bersama masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, kegiatan Haflah Akhirussanah tidak hanya menjadi ajang pelepasan siswa kelas akhir, tetapi juga sarana memperlihatkan hasil pembelajaran yang telah dijalani peserta didik selama menempuh pendidikan di madrasah. Penampilan siswa dalam bidang tahfidz, pembelajaran kitab, dan kemampuan keagamaan lainnya menjadi bukti komitmen madrasah dalam mengintegrasikan pendidikan umum dan keagamaan secara seimbang.
Pada kesempatan tersebut, pesan motivasi juga disampaikan kepada seluruh peserta didik agar terus menjaga kedisiplinan ibadah dan semangat belajar dalam menggapai masa depan.
“Sholat 5 waktu, raih cita-cita. Jadikan ibadah sebagai pondasi kehidupan dan teruslah belajar untuk meraih masa depan yang lebih baik,” menjadi pesan yang disampaikan kepada para siswa dan lulusan.
Kegiatan yang berlangsung meriah dan penuh kekhidmatan ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Kehadiran ratusan peserta menunjukkan kuatnya dukungan masyarakat terhadap perkembangan MI Nurul Ath-har sebagai lembaga pendidikan yang tumbuh bersama lingkungan sekitarnya.
Selain menjadi bentuk rasa syukur atas keberhasilan proses pendidikan selama satu tahun, kegiatan ini juga memberikan dampak positif dalam memperkuat kebersamaan antara guru, siswa, wali murid, alumni, dan masyarakat. Hubungan yang harmonis tersebut menjadi modal sosial penting dalam mendukung kemajuan madrasah di masa mendatang.
Melalui Haflah Akhirussanah 2026, MI Nurul Ath-har kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pendidikan yang berkualitas, berkarakter, dan mampu melahirkan generasi berprestasi. Semangat kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan ini diharapkan menjadi energi positif untuk memperkuat peran madrasah dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan zaman.
