PURWOHARJO – Semangat memperkuat pendidikan Nahdlatul Ulama terus digaungkan di berbagai wilayah Kabupaten Banyuwangi. Salah satunya melalui kegiatan Senam Bersama dalam rangka Launching Gerakan Ayo Sekolah NU (GASNU) yang diselenggarakan oleh MWC LP Ma’arif NU Kecamatan Purwoharjo di Lapangan Desa Sumberasri, Selasa (16/6/2026).
Kegiatan yang diikuti sekitar 500 peserta tersebut menjadi momentum konsolidasi seluruh elemen Nahdlatul Ulama untuk mendukung dan menyukseskan GASNU sebagai gerakan bersama dalam memperkuat eksistensi sekolah dan madrasah Ma’arif NU. Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Pengurus MWC NU, kepala sekolah, kepala madrasah, guru-guru Ma’arif, serta badan otonom (Banom) NU se-Kecamatan Purwoharjo.

Sejak pagi, ratusan peserta memadati lokasi kegiatan dengan semangat kebersamaan yang tinggi. Selain menjadi sarana olahraga dan menjaga kesehatan, senam bersama ini dimanfaatkan sebagai ruang silaturahmi, konsolidasi, dan penguatan komitmen seluruh warga Nahdliyin dalam mendukung kemajuan pendidikan NU.
Baca Juga : MI Nahdlatut Thullab Teguhkan GASNU, Lulusan Diajak Rawat Almamater dan Jam’iyah
Launching GASNU di Purwoharjo menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Gerakan ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah peserta didik, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat kualitas layanan pendidikan yang diberikan oleh sekolah dan madrasah Ma’arif NU kepada masyarakat.
MWC LP Ma’arif NU Kecamatan Purwoharjo menilai bahwa keberhasilan lembaga pendidikan tidak dapat dicapai hanya oleh kepala sekolah, kepala madrasah, atau guru semata. Dibutuhkan keterlibatan aktif seluruh unsur organisasi dan masyarakat agar sekolah serta madrasah NU semakin berkembang dan mampu menjawab kebutuhan zaman.
Melalui GASNU, seluruh elemen NU didorong untuk menjadi bagian dari gerakan penguatan pendidikan. Kehadiran pengurus NU, kepala lembaga pendidikan, guru, dan Banom NU dalam satu forum menunjukkan adanya kesamaan visi untuk menjadikan lembaga pendidikan Ma’arif NU sebagai pilihan utama masyarakat.
Ketua MWC NU Purwoharjo, Fahrurozi, S.H.I., menegaskan bahwa Gerakan Ayo Sekolah NU merupakan ikhtiar bersama seluruh warga Nahdliyin untuk memperkuat masa depan pendidikan di lingkungan NU. Menurutnya, keberhasilan gerakan tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah dan madrasah, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen organisasi dan masyarakat.
"Mari bersatu bersama memajukan lembaga pendidikan Ma’arif NU Kecamatan Purwoharjo agar menjadi pilihan utama masyarakat dalam menyekolahkan putra-putrinya. Ketika seluruh unsur NU bergerak bersama, insyaallah sekolah dan madrasah NU akan semakin maju, semakin dipercaya masyarakat, serta mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas peserta didik secara berkelanjutan," ujar Fahrurozi.
Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa GASNU bukan sekadar program sosialisasi penerimaan peserta didik baru, melainkan sebuah gerakan sosial yang bertujuan membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan Ma’arif NU. Dukungan seluruh komponen organisasi diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang kuat dan berkelanjutan.
Data kegiatan menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dan warga pendidikan NU terhadap gerakan ini. Sebanyak 500 peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Desa Sumberasri. Kehadiran berbagai unsur strategis NU menunjukkan bahwa penguatan pendidikan telah menjadi agenda bersama yang mendapatkan perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan.
Salah satu capaian penting yang diharapkan dari pelaksanaan GASNU adalah meningkatnya jumlah peserta didik yang memilih sekolah dan madrasah Ma’arif NU. Namun lebih dari itu, gerakan ini juga diharapkan mampu mendorong peningkatan mutu layanan pendidikan sehingga lembaga-lembaga Ma’arif NU semakin kompetitif, berkualitas, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Manfaat lain yang diharapkan adalah tumbuhnya kesadaran kolektif bahwa pendidikan NU harus menjadi tanggung jawab bersama. Dengan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, sekolah dan madrasah Ma’arif NU diharapkan memperoleh dukungan yang lebih luas, baik dalam pengembangan program, peningkatan kualitas pembelajaran, maupun penguatan karakter peserta didik.
Kegiatan Senam Bersama dan Launching GASNU di Purwoharjo menjadi bukti bahwa gerakan pendidikan akan lebih efektif ketika dijalankan secara kolaboratif. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh para peserta diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berlanjut dalam bentuk dukungan nyata terhadap sekolah dan madrasah Ma’arif NU.
Melalui gerakan ini, MWC LP Ma’arif NU Kecamatan Purwoharjo berharap lahir energi baru untuk membangun pendidikan yang semakin berkualitas, dipercaya masyarakat, dan mampu mencetak generasi yang unggul. Dengan dukungan seluruh warga Nahdliyin, Gerakan Ayo Sekolah NU diharapkan menjadi motor penggerak peningkatan kualitas sekaligus kuantitas peserta didik di sekolah dan madrasah Ma’arif NU di Kecamatan Purwoharjo.
