BANYUWANGI – Ketua LP Ma’arif PCNU Banyuwangi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh elemen MWC Ma’arif NU se-Kabupaten Banyuwangi atas partisipasi aktif dalam menyukseskan Program Gerakan Ayo Sekolah Madrasah Nahdlatul Ulama (GASNU) 2026. Gerakan yang dijalankan secara kolektif tersebut dinilai telah memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan lembaga pendidikan di lingkungan Nahdlatul Ulama, salah satunya melalui peningkatan jumlah peserta didik baru pada tahun ajaran 2025–2026.
Capaian yang menonjol terlihat di Kecamatan Srono yang mencatat kenaikan perolehan siswa baru hingga 104,6 persen. Menurut Ketua LP Ma’arif PCNU Banyuwangi, tren positif tersebut tidak hanya terjadi di satu wilayah, tetapi juga dirasakan oleh MWC Ma’arif NU di berbagai kecamatan di Banyuwangi yang turut menggerakkan Program GASNU.
Keberhasilan tersebut menjadi indikator bahwa gerakan bersama yang melibatkan berbagai unsur Nahdlatul Ulama mampu memberikan dampak nyata bagi perkembangan lembaga pendidikan. Keterlibatan aktif seluruh elemen organisasi dalam mengajak masyarakat mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada madrasah dan sekolah berbasis NU dinilai menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan peserta didik baru.
Ketua LP Ma’arif PCNU Banyuwangi menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari semangat kebersamaan seluruh keluarga besar NU yang bergerak secara sengkuyung demi kemajuan pendidikan.
Baca Juga : Ketua LP Maarif PCNU Banyuwangi Apresiasi MWC Maarif NU, GASNU 2026 Dorong Tren Positif Pendidikan
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh elemen MWC Ma’arif NU Banyuwangi yang telah berpartisipasi aktif dalam Program GASNU. Gerakan ini telah memberikan dampak positif yang nyata terhadap pertumbuhan lembaga pendidikan di lingkungan Nahdlatul Ulama,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan yang telah diraih tidak boleh membuat gerakan berhenti pada level kepengurusan cabang. Sebaliknya, momentum tersebut harus menjadi energi baru untuk memperluas penguatan pendidikan hingga menjangkau lapisan masyarakat paling bawah.
“GASNU tidak boleh hanya berhenti di tataran PC. Gerakan ini harus terus bergerak hingga ke akar rumput agar manfaatnya semakin luas dan dapat dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.
Program GASNU sendiri menjadi salah satu gerakan strategis yang diarahkan untuk memperkuat eksistensi madrasah dan lembaga pendidikan Nahdlatul Ulama. Melalui gerakan ini, seluruh struktur organisasi didorong untuk mengambil peran aktif dalam mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan lembaga pendidikan sebagai bagian dari pengabdian kepada umat.
Selain menyampaikan apresiasi atas capaian yang telah diraih, Ketua LP Ma’arif PCNU Banyuwangi juga menyerukan kepada seluruh lembaga pendidikan formal yang berada di bawah naungan pondok pesantren maupun lembaga pendidikan yang menggunakan identitas dan DNA Nahdlatul Ulama agar kembali tersambung di bawah naungan LP Ma’arif PCNU Banyuwangi.
Menurutnya, hingga saat ini masih terdapat sejumlah lembaga pendidikan formal yang menggunakan identitas Nahdlatul Ulama namun belum tersambung dalam pembinaan LP Ma’arif PCNU Banyuwangi. Karena itu, ia mengajak seluruh lembaga tersebut untuk memperkuat sinergi dan kembali menjadi bagian dari jaringan pendidikan Ma’arif.
Langkah tersebut dinilai penting dalam rangka memperkuat ekosistem pendidikan NU di Banyuwangi. Dengan semakin banyak lembaga yang terhubung dalam satu sistem pembinaan, berbagai program pengembangan mutu dapat dijalankan secara lebih terarah dan memberikan manfaat yang lebih luas.
Saat ini, lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan LP Ma’arif PCNU Banyuwangi telah memiliki kekhasan dan keunggulan masing-masing. Keberagaman karakter tersebut menjadi modal penting dalam membangun daya saing lembaga sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pendidikan berbasis nilai-nilai ke-NU-an.
Sebagai bentuk komitmen terhadap penguatan lembaga pendidikan, LP Ma’arif PCNU Banyuwangi menyiapkan berbagai instrumen dukungan bagi sekolah dan madrasah di bawah naungannya. Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan program-program pelatihan, pengembangan kapasitas, serta berbagai lomba kompetensi bagi peserta didik internal.
Program-program tersebut diharapkan mampu menjadi sarana peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus ruang aktualisasi prestasi peserta didik. Tidak hanya itu, kegiatan-kegiatan tersebut juga menjadi modal penting dalam memperkuat eksposur dan branding lembaga pendidikan di tengah masyarakat.
Dengan semakin banyaknya ruang pengembangan kompetensi dan promosi prestasi, lembaga pendidikan Ma’arif diharapkan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk menunjukkan kualitas serta keunggulan yang dimiliki. Upaya tersebut pada akhirnya akan memperkuat posisi lembaga pendidikan NU sebagai pilihan masyarakat dalam memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas.
Keberhasilan GASNU juga tidak terlepas dari dukungan struktur Nahdlatul Ulama di tingkat kecamatan. Energi gerakan ini terus tersambung melalui komitmen MWC NU yang telah menyatakan kesiapan untuk menjadi bagian aktif dalam mendukung penguatan pendidikan di wilayah masing-masing.
Keterlibatan MWC NU menjadi faktor strategis karena kedekatan mereka dengan masyarakat. Dukungan tersebut memungkinkan berbagai program penguatan pendidikan dapat berjalan lebih efektif sekaligus memperluas jangkauan gerakan hingga tingkat akar rumput.
Dengan capaian yang telah diraih, LP Ma’arif PCNU Banyuwangi berharap semangat kolaborasi yang terbangun melalui GASNU dapat terus diperkuat. Peningkatan perolehan siswa baru yang terjadi di berbagai wilayah, termasuk kenaikan 104,6 persen di Kecamatan Srono, menjadi bukti bahwa gerakan yang dilakukan secara bersama mampu menghasilkan dampak nyata bagi pertumbuhan lembaga pendidikan.
Ke depan, sinergi antara LP Ma’arif PCNU Banyuwangi, MWC Ma’arif NU, pondok pesantren, dan seluruh lembaga pendidikan yang memiliki identitas Nahdlatul Ulama diharapkan semakin kuat. Dengan dukungan yang berkelanjutan, penguatan pendidikan NU tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga menjadi kontribusi nyata dalam menghadirkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas bagi masyarakat Banyuwangi.
BERITA TERKAIT
