BANYUWANGI – MA Ma’arif NU KYF Srono yang berada di bawah naungan Pondok Pesantren Bahrul Hidayah Parijatah Kulon, Srono, asuhan KH. Moh. Ali Makki Zaini, menggelar kegiatan Tasyakkur Lepas Pisah siswa-siswi kelas XII pada Sabtu, 6 Juni 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum syukur atas selesainya masa pendidikan para siswa sekaligus ajang penguatan komitmen bersama dalam memajukan pendidikan generasi muda.
Acara yang dihadiri keluarga besar madrasah, wali murid, dan berbagai unsur pendukung pendidikan itu juga menjadi sarana penyampaian pesan kepada para lulusan yang akan melanjutkan perjalanan hidup setelah menyelesaikan pendidikan di tingkat madrasah aliyah.
Mewakili LP Ma’arif PCNU Banyuwangi, Koordinator Bidang SMK Anwar Shodiq, S.Pd., dan Nurudin, S.Pd. Koordinator Bidang SD-MI Nurudin, S.Pd., hadir memberikan sambutan sekaligus menyampaikan sejumlah pesan penting kepada seluruh civitas akademika MA Ma’arif NU KYF Srono.
Dalam sambutannya, keduanya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang telah diberikan kepada pengurus, komite, serta seluruh pihak yang selama ini berkontribusi terhadap perkembangan madrasah. Menurut mereka, keberhasilan penyelenggaraan pendidikan tidak terlepas dari dukungan dan kerja sama yang baik antara lembaga pendidikan, orang tua, pengurus, serta masyarakat.
Sebagai bagian dari pengurus pendiri sekaligus komite madrasah, mereka menyampaikan rasa terima kasih atas sinergi yang telah terbangun selama ini.
“Sebagai pengurus pendiri sekaligus komite, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan, dukungan, dan kerja sama yang telah terjalin selama ini,” ujar Anwar Shodiq dalam sambutannya.
Selain menyampaikan apresiasi, LP Ma’arif PCNU Banyuwangi juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung perkembangan MA Ma’arif NU KYF Srono di masa mendatang. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kerja sama berkelanjutan demi meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan peserta didik.
“Kami berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan sekolah demi mendukung kemajuan pendidikan dan kesejahteraan siswa di MA Ma’arif NU KYF,” lanjutnya.
Pesan yang tidak kalah penting disampaikan kepada para siswa dan siswi kelas XII yang telah menyelesaikan masa belajar di madrasah. Dalam kesempatan tersebut, para lulusan didorong untuk tidak berhenti menuntut ilmu dan terus berupaya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Dorongan tersebut disampaikan sebagai bekal menghadapi perkembangan zaman yang semakin dinamis dan penuh tantangan. Pendidikan dipandang sebagai salah satu instrumen penting dalam mempersiapkan generasi muda agar mampu menghadapi perubahan sosial, ekonomi, maupun perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Untuk anak-anakku, selalu berusaha untuk melanjutkan pendidikan setinggi-tingginya untuk bekal menghadapi tantangan zaman saat ini,” pesannya kepada para lulusan.
Kegiatan tasyakkur lepas pisah ini juga menjadi bentuk rasa syukur atas proses pendidikan yang telah dilalui para siswa selama menempuh pendidikan di MA Ma’arif NU KYF Srono. Sebagai lembaga pendidikan yang berada di lingkungan pondok pesantren, madrasah memiliki peran dalam membekali peserta didik dengan pendidikan formal sekaligus nilai-nilai keagamaan yang menjadi fondasi dalam kehidupan bermasyarakat.
Momentum tersebut menjadi kesempatan bagi seluruh pihak untuk merefleksikan perjalanan pendidikan yang telah dilakukan bersama, mulai dari proses pembelajaran hingga pendampingan siswa dalam menyelesaikan pendidikan di tingkat menengah atas.
Di akhir sambutan, perwakilan LP Ma’arif PCNU Banyuwangi mengajak seluruh pihak untuk menjadikan setiap ikhtiar yang telah dilakukan sebagai bagian dari amal kebaikan yang memberikan manfaat luas bagi umat dan masyarakat. Mereka juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan amanah masih terdapat kekurangan dalam pelayanan.
“Terakhir, semoga apa yang kita upayakan bersama menjadi amal jariyah yang bermanfaat dan mendapatkan ridha Allah SWT. Mohon maaf atas segala kekurangan dalam pelayanan kami,” tuturnya.
Pelaksanaan Tasyakkur Lepas Pisah Kelas XII MA Ma’arif NU KYF Srono tahun 2026 tidak hanya menjadi penanda berakhirnya masa belajar para siswa di bangku madrasah, tetapi juga menjadi simbol kuatnya kolaborasi antara lembaga pendidikan, pondok pesantren, pengurus, komite, dan orang tua dalam mendukung lahirnya generasi yang siap melanjutkan pendidikan serta menghadapi tantangan masa depan.
Melalui semangat kebersamaan yang terus dijaga, MA Ma’arif NU KYF Srono diharapkan dapat terus menjadi bagian dari upaya mencetak generasi berilmu, berakhlak, dan memiliki kesiapan menghadapi perkembangan zaman, sebagaimana harapan yang disampaikan dalam momentum tasyakkur dan lepas pisah tersebut.
BERITA TERKAIT
